23 Petinggi Kampung Resmi Dilantik, Bupati Mahulu Dorong Inovasi dan Pelayanan Publik Berkualitas

Bagikan :

MAHULU – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) memperkuat tata kelola pemerintahan kampung melalui pelantikan 23 Petinggi Kampung hasil Pemilihan Petinggi Kampung (Pilkakam) Serentak Tahun 2026.

Pelantikan tersebut diharapkan menjadi awal lahirnya kepemimpinan kampung yang inovatif, profesional, dan mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi masyarakat.

Pelantikan yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Mahakam Ulu berlangsung di Ballroom Lantai 3 Kantor Bupati Mahakam Ulu, Selasa (21/7/2026).

Selain pengambilan sumpah/janji jabatan 23 petinggi kampung definitif periode 2026–2034, kegiatan itu juga dirangkai dengan pelantikan satu Petinggi Pengganti Antar Waktu (PAW) Kampung Datah Bilang Ulu serta dua Penjabat Petinggi Kampung, yakni Long Penaneh I dan Memahak Ulu.

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Bupati Mahakam Ulu Nomor 400.10/K.92/2026 tentang Pemberhentian Petinggi, Penjabat Petinggi, dan Pengangkatan Petinggi di 23 Kampung Hasil Pemilihan Petinggi Kampung Serentak Kabupaten Mahakam Ulu Tahun 2026.

Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan mengucapkan selamat kepada seluruh petinggi yang baru dilantik.

Ia menegaskan bahwa jabatan tersebut merupakan amanah masyarakat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi.

“Saya mengucapkan selamat kepada 23 Petinggi Kampung terpilih, 1 Petinggi Pengganti Antar Waktu (PAW), dan 2 Penjabat Petinggi Kampung yang telah dikukuhkan. Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan peneguhan amanah dan kepercayaan masyarakat yang harus dijalankan dengan penuh integritas. Saya berharap para petinggi dapat menunjukkan kinerja yang berkualitas melalui inovasi serta pelayanan yang lebih baik, cepat, mudah, terbuka, dan ramah kepada masyarakat,” katanya.

Menurutnya, para petinggi yang baru dilantik juga harus segera menyesuaikan arah pembangunan kampung dengan kebijakan pembangunan daerah.

Salah satu langkah penting ialah menyelaraskan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kampung (RPJMKampung) agar sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Mahakam Ulu.

Ia menekankan bahwa sinkronisasi perencanaan akan memperkuat efektivitas program pembangunan sekaligus memastikan pemanfaatan anggaran lebih tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Seluruh petinggi harus segera menyesuaikan dokumen perencanaan pembangunan kampung, khususnya RPJMKampung, dengan menyelaraskannya terhadap dokumen perencanaan pembangunan daerah. Jangan sampai amanah ini disalahgunakan. Bangun kampung dengan semangat kebersamaan, rangkul seluruh elemen masyarakat, dan jadikan Satlinmas sebagai bagian penting dalam menjaga keamanan serta ketenteraman di setiap kampung,” ucapnya.

Pelantikan dan pengukuhan tersebut menjadi momentum memperkuat tata kelola pemerintahan kampung yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu berharap kepemimpinan baru di tingkat kampung mampu mempercepat pembangunan yang merata, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung terwujudnya visi Mahakam Ulu Maju, Merata, dan Berkelanjutan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *