Bangun Mahulu dari Akar Rumput, Setiap RT Digelontor Dana Rp100 Juta

Bagikan :

MAHULU – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) mulai memperkuat pembangunan dari tingkat paling dasar melalui Program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Rukun Tetangga (RT).

Dalam program ini, setiap RT akan memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp100 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan mengatakan, Program BKK RT merupakan strategi pemerintah daerah untuk memperkuat pembangunan berbasis lingkungan.

Menurutnya, kemajuan daerah harus dibangun dari lingkungan terkecil agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.

“Karena itu, Pemkab Mahulu menghadirkan Program BKK RT untuk memperkuat pembangunan berbasis lingkungan. Tujuan utama program tersebut adalah mewujudkan kampung yang kuat, maju, mandiri, dan sejahtera melalui pembangunan yang dimulai dari tingkat paling dasar,” katanya, (1/7/2026).

Ia menjelaskan, keberhasilan pembangunan daerah akan bergantung pada kemajuan setiap RT. Ketika lingkungan berkembang dan masyarakat semakin berdaya, dampaknya akan dirasakan hingga tingkat kabupaten.

“Apabila setiap RT berkembang, setiap keluarga berdaya, dan setiap lingkungan tertata dengan baik, maka kampung akan maju, kecamatan berkembang, dan Kabupaten Mahakam Ulu juga akan semakin maju,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, Pemerintah Kabupaten Mahulu mengalokasikan Bantuan Keuangan Khusus sebesar Rp100 juta untuk setiap RT.

Dana itu diharapkan mampu mempercepat pembangunan lingkungan sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat secara langsung.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pengelolaan bantuan harus dilakukan secara tertib, transparan, dan akuntabel.

Ia mengingatkan seluruh pemerintah kampung agar mematuhi setiap tahapan perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan karena pelanggaran terhadap mekanisme yang telah ditetapkan dapat berakibat pada penghentian atau pengurangan bantuan.

Untuk mendukung pelaksanaan program, pemerintah kampung diminta segera membentuk dan mengaktifkan kelembagaan RT, menyusun program melalui musyawarah kampung, melengkapi administrasi, serta memanfaatkan pendampingan Tenaga Ahli GerbangMas pada setiap tahapan kegiatan.

“Untuk itu kepada seluruh Petinggi Kampung agar segera membentuk dan mengaktifkan kelembagaan RT, menyusun program melalui musyawarah kampung, melengkapi dokumen administrasi, serta memanfaatkan pendampingan Tenaga Ahli GerbangMas dalam setiap tahapan pelaksanaan program,” jelasnya.

Ia berharap Program RT tidak hanya menjadi penyaluran bantuan keuangan, tetapi juga menjadi gerakan kolektif untuk memperkuat semangat gotong royong, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta mempercepat terwujudnya visi Mahulu Melaju: Maju, Merata, Berkelanjutan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *