KUTAI BARAT — Dukungan terhadap tim pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, datang dari Forum CSR Kontraktor TCM-BEK bersama sejumlah anggota forum.
Bantuan tersebut secara khusus ditujukan untuk mendukung personel yang selama ini bekerja di lapangan memadamkan api di sejumlah titik karhutla.
Ketua Forum CSR Kontraktor TCM-BEK, Jones Silas, mengatakan bantuan diberikan karena tim pemadam karhutla membutuhkan dukungan untuk menjaga kondisi fisik selama menjalankan tugas di tengah situasi yang menantang.
“Kami memahami bagaimana kelelahan dan kondisi mereka sehingga butuh support untuk mereka tetap bisa melaksanakan tugas,” katanya, Minggu (6/8/2026).
Forum CSR Kontraktor TCM-BEK melibatkan sejumlah perusahaan, di antaranya PAMA, PJPN, SKU, PATRA, dan UFA.Mereka bersatu memberikan dukungan kepada tim karhutla Kabupaten Kutai Barat.
Bantuan yang disalurkan berupa vitamin, terutama yang mengandung antioksidan, minuman untuk membantu mencegah dehidrasi, makanan, serta masker medis.
Menurutnya, kebutuhan tersebut penting bagi personel yang harus berada di lapangan dalam waktu lama.
Apalagi, kondisi udara akibat asap karhutla membuat perlindungan pernapasan menjadi semakin dibutuhkan.
“Bantuan yang diberikan berupa vitamin khususnya vitamin yang kaya antioksidan, kemudian ada minuman yang membantu mereka terhindar dari dehidrasi, makanan, dan juga masker medis,” ujarnya.
Ia berharap dukungan tidak hanya datang dari perusahaan, tetapi juga dari masyarakat.
Menurut dia, kondisi cuaca yang sangat kering membuat api lebih mudah muncul dan menyebar.
Karena itu, masyarakat diminta turut mencegah potensi kebakaran dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu api, termasuk membakar sampah sembarangan.
“Kami juga berharap masyarakat bisa saling mendukung dan membantu, minimal dengan tidak membakar sampah ataupun tidak membuat kebakaran api. Mengingat keadaan sekarang sangat kering sehingga akan memicu api yang cepat,” jelasnya.
Forum CSR Kontraktor TCM-BEK berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban tim pemadam karhutla yang terus bekerja menangani kebakaran di sejumlah wilayah Kutai Barat. (*)














