Samarinda – Di tengah ramainya perbincangan publik terkait mobil dinas jenis Land Rover Defender, Wali Kota Samarinda, Andi Harun, memberikan klarifikasi dengan tegas namun tetap tenang. Ia menekankan pentingnya meluruskan informasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
Saat ditemui usai kegiatan, Selasa (07/04/2026), Andi Harun memastikan bahwa kendaraan tersebut bukan dibeli, melainkan disewa oleh Pemerintah Kota Samarinda untuk menunjang operasional kedinasan.
“Tidak pernah ada pembelian. Keterangan saya tidak akan berubah. Kalau itu dibeli, berarti saya bohong,” ujarnya lugas.
Meski isu terus bergulir di ruang publik, ia menegaskan tidak ingin larut dalam polemik yang tidak didukung fakta yang jelas. Menurutnya, penjelasan yang telah disampaikan sebelumnya seharusnya cukup menjadi rujukan.
“Saya tidak mau menanggapi gosip dan rumor. Penjelasan sudah saya sampaikan, termasuk dari sekretariat bahwa itu kendaraan sewa,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran semua pihak, termasuk media, dalam menjaga akurasi informasi. Menurutnya, pemberitaan yang berbasis data akan lebih menenangkan masyarakat dibandingkan spekulasi.
“Kalau memang ada bukti bahwa itu dibeli, silakan ditunjukkan. Tapi kalau tidak ada, jangan berkembang jadi rumor,” tegasnya.
Menjawab pertanyaan publik, Andi Harun memastikan kendaraan tersebut berada di lingkungan Pemerintah Kota dan digunakan sepenuhnya untuk kepentingan dinas, bukan pribadi.
“Ada di Pemkot. Itu milik pemerintah, bukan milik pribadi, dan dipakai untuk kepentingan dinas,” jelasnya.
Di akhir pernyataannya, ia berharap klarifikasi yang telah disampaikan tidak dipelintir dan tetap disampaikan sesuai konteks kepada masyarakat.
“Jawaban saya dari awal sudah jelas. Saya harap tidak ditulis melebihi dari itu,” pungkasnya.














