Dalam pidatonya, Jaksa Agung ST Burhanuddin menyampaikan bahwa tema yang diangkat dalam peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI Ke-79 kali ini adalah “Hari Lahir Kejaksaan sebagai Simbol Terwujudnya Kedaulatan Penuntutan dan Advocaat Generaal.”
Ia menjelaskan bahwa upacara peringatan ini diselenggarakan setelah diberlakukannya Keputusan Jaksa Agung Nomor 196 Tahun 2023 tentang Hari Lahir Kejaksaan RI.
“Penentuan dan penetapan Hari Lahir Kejaksaan pada tanggal 2 September 1945 tidak ditentukan secara tiba-tiba. Akan tetapi, melalui hasil penelitian panjang dari para ahli sejarah yang bekerja sama dengan Kejaksaan untuk menelusuri, menemukan, dan mengumpulkan arsip-arsip nasional yang tersebar di dalam maupun di luar negeri, terutama di Belanda,” ujarnya.
Jaksa Agung menambahkan bahwa pada tanggal 2 September 1945, Presiden Soekarno melantik Kabinet Presidensial pertama di Indonesia, termasuk Meester de Rechten Gatot Taroenamihardja sebagai Jaksa Agung.
“Tepat pada hari ini, 79 tahun yang lalu. Saat negara Indonesia baru 15 hari memproklamasikan kemerdekaannya, institusi yang kita cintai ini dilahirkan,” lanjutnya.
Peringatan ini berbeda dari Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) yang diperingati sejak tanggal 22 Juli 1960. HBA dilaksanakan untuk memperingati perubahan mendasar struktur kelembagaan Kejaksaan, yaitu dari Departemen Kejaksaan menjadi lembaga mandiri dan terpisah dari Departemen Kehakiman, sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 204/1960 tanggal 1 Agustus 1960.
Jaksa Agung menekankan bahwa upacara peringatan hari lahir ini selain menjadi pengingat sejarah panjang Kejaksaan, juga memiliki urgensi untuk menegaskan tugas institusi tersebut.
Pertama, peringatan hari lahir ini menegaskan keberadaan Kejaksaan sebagai lembaga yang berdiri sejak awal kemerdekaan, menunjukkan pentingnya peran Kejaksaan dalam menjaga stabilitas dan keamanan negara.
Selanjutnya, acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penegakan hukum dan memperkuat soliditas serta semangat kebersamaan di kalangan insan Adhyaksa.
Terakhir, peringatan ini juga menjadi momen untuk meneguhkan komitmen bahwa Kejaksaan dilahirkan untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan hadir di tengah masyarakat melalui penegakan hukum yang berkeadilan.
“Selamat Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia Ke-79 Tahun 2024. Teriring doa dan harapan, semoga Korps Adhyaksa semakin baik, tangguh, dan jaya serta Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa memberikan kesehatan, perlindungan, dan kekuatan kepada kita semua, sehingga dapat terus memberikan kerja dan karya nyata yang terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tutup Jaksa Agung.












